Jakarta, NU Online
Tak seperti masa lalu yang mengidentikkan warga NU dengan petani atau nelayan yang tinggal di daerah pedesaan. Kini nahdliyyin telah merambah perkotaan dengan profesi sebagai birokrat atau professional.
Untuk mempererat hubungan antar warga NU yang menjadi birokrat, kali ini mereka menggelar silaturrahmi warga nahdliyyin yang menjadi pegawai negeri di DKI Jakarta bertempat di Gd. PBNU, Rabu malam.
<>Undangan yang tadinya cuma 150 ternyata pesertanya membludak menjadi 200 orang. Mereka datang dari berbagai macam instansi, tak hanya Depag yang selama ini memang banyak warga NU mengabdi.
“Kita bersilaturrahmi dan sharing ide yang bisa dikembangkan untuk memberdayakan warga nahdliyyin yang ada di birokrasi,” tandas Edi Prasetyo, salah satu pengurus LP Maarif NU yang terlibat dalam acara tersebut.
Diharapkan setelah pertemuan tersebut, dapat dibentuk sebuah organisasi yang lebih permanent untuk mengembangkan dakwah dilingkungan birokrasi. “Diharapkan misi NU untuk mengembangkan Islam sebagai rahmatan lil alamiin dapat diperjuangkan melalui birokrasi,” tambahnya.
Hadir memberikan sambutan dalam acara tersebut Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj dan Wakil Gubernur DKI Fauzi Bowo. Acara selanjutnya diisi dengan diskusi dengan mengundang sejumlah narasumber. (mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua