Jokowi Sebut Khofifah Menteri yang Cekatan
NU Online · Sabtu, 26 Maret 2016 | 11:15 WIB
Presiden Joko Widodo yang hadir pada puncak acara Hari Lahir (Harlah) ke-70 Muslimat Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (26/3) sempat memberikan pujian kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indarparawansa yang juga salah satu menteri dalam Kabinet Kerja yang dipimpinnya.
Jokowi memuji Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai menteri yang cerdas, giat dan cekatan. "Ibu Khofifah ini warga Muslimat, orangnya cekatan. Belum disuruh sudah di lokasi," ucap Jokowi disambut tepuk tangan meriah ribuan jamaah Muslimat NU yang hadir.
Kehadiran Jokowi sekaligus mengobati keresahan anggota Muslimat terkait informasi bahwa dirinya tidak akan hadir pada puncak acara Harlah ke-70 Muslimat NU. Di awal sambutannya presiden menegaskan, informasi ketidakhadirannya pada acara tersebut juga sudah sampai kepada dirinya.
"Saya tahu ada informasi dan kabar saya tidak datang, tapi mana berani saya dengan ibu-ibu Muslimat? Dan, akhirnya saya tetap memilih datang. Apalagi, Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa merupakan sosok menteri yang tangguh dan cekatan. Bu Khofifah ini sangat sigap, cepat, lincah dan sama seperti para ibu-ibu Muslimat di sini," katanya.
Jokowi menyampaikan, selama 70 tahun banyak yang sudah dilakukan Muslimat NU untuk memajukan bangsa ini, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan hingga anti-radikalisme.
Salah satu peran paling penting dari Muslimat NU adalah menjadikan anak-anak bangsa menjadi sehat, pintar dan mengerti agama. Ibu berperan penting dalam menanamkan budi pekerti, sopan santun, dan hal-hal mendasar lainnya. "Ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita," kata presiden. (Diana Manzila/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khutbah Jumat: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bersyukur atas Kelahiran Rasulullah
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
Terkini
Lihat Semua